The Body Art Festival 2010 Merupakan Ajang Kompetisi bagi Pecinta Tattoo
- Wednesday, July 28, 2010, 12:47
- Liputan Acara
- 484 views
- 3 comments
6th Anniversary of Indonesian Subculture “THE BODYART FESTIVAL 2010 “
Hari/Tanggal: Minggu/25 Juli 2010
Tempat: Carburator Spring Café (Biker Station), Jakarta
Liputan: themispim
Photo : themispim, Al
Metalheads seringkali identik dengan tattoo, atau tattoo identik dengan metalheads? Bisa jadi, oleh karena itu, walaupun tanggal 25 Juli 2010 kemarin ada lebih dari 3 acara metal di tempat yang berbeda di penjuru Jakarta, (DapurLetter.com / biasa disebut DL) menyempatkan menyebar kontributornya untuk meliput acara ulang tahun ke 6 Indonesian Subculture ini. Bertempat di Carburator Spring di daerah Veteran Bintaro, kemacetan sudah terlihat dari siang di pinggir jalan, tanda membeludaknya pengunjung venue tersebut.
Metal dan seni rajah kulit seolah menjadi perpaduan pas, terlihat sebagian besar pengunjung yang kebanyakan mempunyai tattoo ataupun tindik. Diiringi berisik nikmat dari para pengisi acara antara lain RAGAMUFFINS, MUKARUSAK, BALISTIK, LUCRETIA, SPEEDKILL, SUPERSUCKS, CITIZEN USELESS dan M1D1D4T4. Panas cuaca, music keras, dan suara dengung jarum tattoo menambah antusias pengunjung dengan menikmati musik maupun menambah tattoo di kulit.
Balistik, memanaskan acara dengan metal yang nge-beat, menarik perhatian para pengunjung yang tadinya anteng di stand-stand tattoo menjadi maju ke depan panggung dengan irama hip-metalnya. Lucretia, band yang setia menggebrak dengan lagu-lagu Megadeth membuat beberapa ‘muka lama’ dari para oldskool seperti Yaya ‘Whacked’ dan Doddy ‘Betrayer’ ikut headbang, mungkin nostalgia dengan lagu-lagu seperti Hangar 18, In my Darkest Hour, Symphony of Destruction, Tornado of Soul dan lagu jagoan tentunya, Holy War. Memenuhi permintaan penonton untuk tidak usai dari panggung, Lucretia menutup aksinya dengan Anti Social dari Anthrax.
Kerumunan pengunjung juga terpusat kepada aksi demo dari Indonesian Subculture Woman Tattoo Artist, yang salah satunya ada Laura Aprilia Sihombing, mereka beramai-ramai memamerkan keahliannya dengan merajah kulit 2 orang yang notabene wanita juga.
Didukung oleh 30 anggota dari Indonesian Subculture, acara ini termasuk sukses dengan banjirnya pengunjung dan berbagai media elektronik yang meliput.
Sampai malampun tiba, Speedkill, Supersucks dan Citizen Useless terus tampil mengisi serunya kompetisi tattoo. Freak show yang sedikit membuat ngeri diiringi music elektronik M1D1D4T4. Ucha, sang ketua panitia mengatakan, “Acara memperingati ulang tahun ISC ini juga jadi tempat ngumpulnya semua pecinta seni dari banyak tempat seperti Sumatra, Jawa, Bali, dimana selain kita bisa pamer skill, disinilah kita bisa saling tukar ide-ide dan skill baru.” Bravo Indonesian Subculture!
Postingan Terkait
3 Comments on “The Body Art Festival 2010 Merupakan Ajang Kompetisi bagi Pecinta Tattoo”
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!



Mantabbbssss \m/
bagus sekali
KereeN abbiiss…!!!