All Of The Same Blood; Dengan Penuh Warna NOXA menghitamkan Bulungan

All Of The Same Blood
Hari / Tanggal: Minggu / 27 Juni 2010
Tempat: Bulungan Outdoor, Jakarta Selatan
Jam: 11.00wib – 19.00wib
Htm: Rp. 20.000,-
Band: Noxa, Siksa Kubur, Disagree, Invictus, Divine, Gigantor, Paper Gangster, Cemetry Dance Club, dll
Liputan/Foto: Dian Tigamartil


Jakarta (27/6), event All Of The Same Blood yang diselenggarakan pada Minggu siang kemarin, 27 Juni 2010 tampak telah menghitamkan seputar Outdoor Bulungan, Jakarta Selatan. Sebuah respon positif yang diberikan oleh publik metalheads lokal dalam rangka memberi dukungan kepada salah satu band metal asal Jakarta yang sudah tak asing lagi, yakni NOXA.

Kali ini NOXA kembali diagendakan akan tampil dihadapan metalheads mancanegara pada sebuah event yang akan berlangsung tanggal 13 Juli 2010 mendatang di Republik Czech. Band yang dibesarkan diatas nama besar seorang Robin Hutagaol (RIP) itu sebelumnya juga sempat mengharumkan nama Indonesia dengan tampil disebuah event metal mancanegara yang diselenggarakan di Finlandia beberapa tahun silam, yang juga sempat didukung oleh pihak KBRI disana.

Event metal yang digelar ditengah teriknya cuaca Jakarta pada siang hari itu tak menyurutkan antusias para metalheads untuk datang dan memberi dukungan kepada NOXA dan sekitar 22 band tampil meramaikan event tersebut. Sekitar pukul 11.00 wib event All Of The Same Blood dimulai dengan penampilan beberapa band dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, antara lain; Tyranny, Deathorment, Fragment Of Machine, People Shit, Grievence, Gigantor, Cemetery Dance Club, Slimer, Kherow, Inlander, Borstal, Disagree, Invictus, Godzilla, Thingking Straight, Divine, Paper Gangster, Killed By Butterfly, Prosatanica, Siksa Kubur, dan NOXA. Sekitar pukul 15.00 wib suasana didalam maupun diluar venue terlihat sangat ramai dan meskipun penuh warna, namun hari itu Bulungan tampak hitam bernyawa.

Para metalheads yang berada ditengah arena moshpit cukup bersemangat menyambut penampilan band demi band, seolah tak peduli cuaca panas siang hari itu, mereka terus ber-headbang bersama dengan iringan musik progressive metal yang dimainkan oleh Invictus. Disusul dengan penampilan dari Godzilla dan Divine yang kian menambah terbakarnya arena moshpit dengan suguhan thrash metal yang dimainkan dan disambut oleh para die hard metalheads dengan lautan body surfing serta slamdancing.

Ternyata tak hanya band metal saja yang mendapat kesempatan tampil pada event kali ini, sekitar pukul 16.00 wib salah satu band punkrock asal Jakarta, Borstal tampil didepan ratusan metalheads dan tetap disambut dengan gelombang moshing yang cukup bernyawa. Hal ini membuktikan kepada kita bahwasanya saat ini semua jenis genre musik underground sudah bersatu dan tidak ada lagi permusuhan antara satu sama lain. Menyusul kemudian penampilan dari Killed By Butterfly yang cukup sempurna beraksi diatas panggung untuk memanaskan crowd sore hari itu yang lalu dilanjutkan oleh Thingking Straight dan Prosatanica. Mendadak suasana menjadi semakin ramai baik di arena moshpit maupun diatas panggung. Para metalheads tumpah ruah diatas panggung tanpa terkendali lagi ketika salah satu band death metal asal Jakarta yang sudah ditunggu-tunggu ini tampil dengan cukup beringas membuat gelombang moshing yang terlihat semakin menggila. Meskipun tampil minus seorang bassist, namun hal tersebut tidak membuat kengerian musikalitas mereka berkurang, justru dengan dukungan dari para metalheads sore itu mereka mampu menyuguhkan performa yang terbaik dengan nomor-nomor cadasnya. Tak lama berselang, kawan-kawan dari Paper Gangster siap beraksi diatas panggung, menambah suasana menjadi semakin panas dengan gelombang moshing yang tak surut-surutnya. Penampilan yang cukup enerjik dan penuh semangat telah mereka suguhkan dihadapan para metalheads sore hari itu, hingga tak terasa telah sampai hamper dipuncak acara All Of The Same Blood hari itu.

Selepas break maghrib, saatnya NOXA tampil didepan para metalheads yang datang untuk mendukung agenda tour mancanegara mereka pada pertengahan Juli nanti. Suasana diatas panggung tampak semakin ramai ketika lagu demi lagu dimainkan dengan cadasnya, menggerinda telinga para metalheads sore itu. Gelombang moshing dan body surfing menyambut penampilan NOXA yang akan menjadi Duta Metal bagi Indonesia di Republik Czech nanti. Tak ada lagi perbedaan sore itu, semua kepalan tangan dan dua jari tampak setia mengacung diudara mengiringi kebrutalan musikalitas mereka yang cukup diperhitungkan.

Dan tak terasa telah sampailah kita dipenghujung acara hari itu dengan penampilan paling cadas dari Siksa Kubur. Band yang baru saja melepas album terbarunya ini memang paling ditunggu oleh sebagian besar metalheads yang setia meramaikan event All Of The Same Blood hari itu. Penantian yang tak sia-sia bagi para audience ketika band death metal yang mulai menanjak karirnya selepas meluncurkan album paling fenomenal bertajuk “Eye Cry” itu menggeber dengan lagu pertama yang diambil dari album terbaru mereka. Big applause bagi Siksa Kubur dan para metalheads yang berhasil membuat arena moshpit menjadi semakin memanas dengan gelombang moshing dan body surfing yang cukup liar namun tetap damai. Terlebih saat lagu “Renounce Me” dimainkan, sehingga tak dapat digambarkan lagi bagaimana terbakarnya crowd menyambut lagu tersebut dengan ikut bernyanyi bersama dan circle pit yang cukup liar mengantarkan pesta hitam metalheads hari itu pada klimaksnya. We salute ya’ll Metalheads !!!

Congrats to NOXA, In Grind Your Crust ‘Em All..

Postingan Terkait

One Comment on “All Of The Same Blood; Dengan Penuh Warna NOXA menghitamkan Bulungan”

Trackbacks

  1. Tweets that mention All Of The Same Blood; Dengan Penuh Warna NOXA menghitamkan Bulungan > -- Topsy.com

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 DapurLetter.com. All rights reserved.